TEMAN BAIKKU

Halaman ini gue buat sebagai penghargaan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya untuk temen2 yang udah mau setia mendampingi gue sampai sekarang. Waduh,
bahasanya! Hehehe, sebenernya itu berlaku untuk semuanya sih, bahkan untuk mereka yang mungkin sudah jauh banget dari gue (entah dimana, atau menganggap
gue sebagai orang yang nggak layak ditemenin). Gue mau ngucapin banyak terima kasih buat semuanya, berkat kalian gue bisa sampai seperti sekarang (I can't
tell you more, just listen to the music).

Teman...apa sih? Ada orang yang pernah bilang ke gue kalau teman adalah dia yang tertawa bersama saat kita bahagia, dan teman sejati adalah mereka yang
bisa menangis saat kita menderita. Untuk gue, seorang teman adalah mereka yang mau jalan bareng sama gue selamanya. Jalan bareng? Maksudnya, apapun statusnya,
gimanapun keadaan gue, dan siapapun mereka...kita tetep bersilaturahmi sampai akhir nanti... Mungkin di antara mereka ada yang dapet predikat "teman hidup,"
"teman baik," "teman sejiwa," jadi arti kata "teman" yang gue anut itu luas banget...

Nah, berikut ini nama2 mereka yang memberikan banyak warna dalam kata "teman" di hati gue...

AHMAD RHISMAL: Dia itu temen baik gue waktu SMP, meskipun orangnya sedikit emosional dan rada ngocol, tapi dia udah jadi sahabat yang baik banget buat gue
di masa2 itu, terutama ketika harus kehilangan banyak temen karena polah gue yang kekanak-kanakan waktu itu. Cowok ganteng ini hobby main game, dan itu
sih yang bikin kita deket waktu itu. 1995 adalah tahun yang nggak akan pernah gue lupain, dimana tahun itulah gue jadi akrab sama Rhismal...

SLAMET RIYANTO
(windsword@melodymail.com
): Gue pertama kali ketemu dia di salah satu toko hobby di Mangga Dua, Shinsaga (2002). Anaknya cuek dan nyantai abis, dia juga hobby main game dan kutak-katik
komputer. Daya imajinasinya yang tinggi dipadu dengan pemikirannya yang logis menjadikan Slamet seorang programmer handal dan penulis cerita yang hebat.
Sayangnya dia sering lupa dengan hal2 kecil (which I always tell him again and again), contohnya nggak bisa buka situs lantaran lupa ngetik satu huruf.
Believe it or not, sampai artikel ini dibuat (sekitar 3 tahun) kita sama sekali nggak pernah berselisih paham apalagi sampai berantem. Mungkin karena Slamet
itu orangnya nyantai dan klop ama gue. Selain nemenin ke WARNET dan bertualang naik kereta ke Mangga Dua, Slamet-lah yang telah membangun kemampuan gue
di bidang komputer sampai sejauh ini... Thanks banget!!!

IBU LANI (My mom): Selain both my mom and dad, Bu Lani adalah orang kedua (dewasa) yang paling gue percaya. Dulu kita sama2 pendengar radio klasik FM yang
ditutup tahun 2000, dan ternyata beliau tinggal di deket kampus gue. So, jadilah kita kenalan dan beliau berkenan mengangkat gue sebagai putera angkatnya
(gue panggil nyokap "IBU," dan panggil Bu Lani "Mom"). Ahli pembuat kerajinan tangan yang juga mahir bermain musik dan jadi translator Gramedia itu memang
paling asyik kalau diajak ngobrol, dan keberadaan gue disana sering banget jadi penghibur karena gue seneng banget dengerin curhatannya. She's very calm
and motherly woman, and I've learn so much from her...

BAGAS SATYAWAKI: Dia juga sahabat baik gue waktu di SMP, kita jadi deket lantaran sekarang berada di grup band yang sama. Cowok tajir yang doyan dengerin
musik aneh dan ber-friendster ini paling asyik kalau diajak ngobrol soal anak muda dan hal2 yang berhubungan dengan musik. Gue sering nginep di rumahnya
(Lebak Bulus) dan akrab sama mamanya (which loves chitchat so much). Meskipun rada sedikit pemales, Bagas tergolong setia dan paling perhatian sama temen2nya.

FITRIANA
(fifitri04@yahoo.com
): Masih inget dengan Mbak Fifi? Kalau belum, coba deh baca artikel "IKUT PELATIHAN JURNALISTIK ONLINE" di halaman depan. Cewek lulusan FKIP Pekanbaru yang
baru aja menderita kebutaan sekitar satu setengah tahun ini adalah salah satu jurnalis dan pengajar bahasa Inggris di Yayasan Mitra Netra. Cewek kelahiran
5 Januari 1974 ini rada sedikit manja dan suka ngusilin orang, tapi seringkali dapet krisis kepercayaan diri karena kebutaan yang dideritanya. But she
has become stronger now, especially with me, is it right sis?

ERISKA: Adik angkatku yang manis, suka gambar dan buat komik, rada bandel dan cerewet, but I love her so much... Cewek berjilbab yang biasa dipanggil ERICHAN
ini tinggal di Palembang. She often lifted up my soul when I was in trouble. Biasanya dia suka kirim e-mail yang isinya semangat dan dorongan untuk terus
berjuang, mostly writen using Japanese style. I am glad to have such nice sister, and I promise to be her good bro! Puteri Gula, kapan ya kita ketemu?
Kalau ketemu senpai mau cubitin kamu sampai memar2!!!

WIWIEN WALUYA: Wiwien... Gue hanya kenal nama dan nggak pernah ngobrol sama sekali, itu sekitar tahun 2003 waktu dia denger siaran ON-AIR gue di radio.
Memang sempet beberapa kali kirim e-mail, tapi hubungan gue dan cewek Palembang itu sempet terputus setelah gue bubaran sama Femmy. Now she's back, and
guess what? She has become my Hermione! Maksudnya, temen deket yang selalu SIAGA kalau gue butuh tempat curhat 24 jam. Seperti halnya Erichan, cewek bersuara
kece yang biasa gue panggil Hermy ini juga berada di posisi DEFENSE LINE kalau gue lagi dapet masalah.

RANI ARIEFANTI: Sampai artikel ini ditulis, she is my girlfriend. Cho Chang is her, as she has very very nice smile. Meskipun usianya baru 16 tahun, tapi
dia mungkin cewek pertama gue yang paling dewasa pola pikirnya. Terbukti kita tetep adem ayem ampe sekarang, dan Rani adalah pencetak rekor pertama (saat
ini) sebagai cewek paling langgeng yang jadi pendamping gue *smile*.

WINANDA Ph.: Buat kalian yang akhir2 ini sering mampir ke situs ini dan nemuin sandi N4NDH4E, pasti langsung tahu siapa orangnya. Yup, she's Nanda, gadis
manis berjilbab asal Magelang yang membawa segudang pengalaman luar biasa dalam kurun waktu yang singkat. Dalam waktu tiga hari saja, kita sudah saling
memahami seperti halnya sobat kental yang sudah saling kenal selama 8 tahun. Kita pernah saling bertaut hati, bertarung habis2an (fisik dan mental), dan
saling belajar satu sama lain. Boleh dibilang, Nanda adalah sobat chatmate gue di YM, karena frekwensi chat kita yang tergolong sering. Ciri khasnya adalah
penyabar dan keibuan, tapi kadang membakar dan keras kepala. Kalau disayang dan berada di dekatnya? Nyaman seperti duduk di bawah pohon. Kalau disakiti
dan didepak olehnya? Menderita seperti ditusuk pedang Excalibur (sejarah King Arthur). Kalau diledek olehnya? Bales ledek lagi, Nanduuuuuuuuuuuuuttttttt!!!!!!!
(Nanda gendut)

ISMAIL: Si gendut yang doyan karya sastra dan jago menulis ini adalah salah satu jurnalis www.mitranetra.or.id. Anaknya periang dan kocak, terkadang "nyolot
& nyeleneh." Walau begitu, cowok yang hobi gonta-ganti pasangan ini tergolong orang yang cukup bijaksana dalam mengambil sikap dan keputusan. Ismail yang
berkali-kali menyelamatkan hati gue dari lara hati waktu gue bekerja sebagai jurnalis di Yayasan Mitra Netra.

BADANG: Dia ini tukang ojek langganan gue di rumah, orangnya asyik dan sering kasih diskon kalo gue ngojek sama dia. Yang membuatnya istimewa adalah dia
sering banget tau kalau gue lagi sedih atau stress, padahal gue nggak ngomong. Soal itu, dia juga nggak terlalu banyak berkomentar, selain membawa gue
ke tempat2 yang menyenangkan...

ANGELINE, V3, GIA, ILONA, ROSA, CESINE, RENI: Hehehe, karena mereka ini sama2 sobat karib gue dalam dunia video game, jadi mending gue satuin aja. Angeline
tau banyak soal musik game, meski rada childish tapi unik dan "menggairahkan." V3 orangnya paling perhatian tapi rada galak, sobat sejati gue kalo udah
ngobrol soal game berplot cerita njelimet kayak Xenosaga. Ilona sobat karib V3 yang tau banyak soal musik instrumental, newage, dan hobi baca novel. Kalau
Rosa si kacamata ngak jauh berbeda dengan Ilona. Cesine, cewek manis yang menurut V3 rada error, tapi orangnya ramah dan punya pengetahuan musik yang lumayan
hebat, terutama instrumental dan klasik. Reni...well...pemain game horor yang paling horor di antara gamer horor... Yang terakhir adalah Gia, yang meskipun
cewek tapi gue klasifikasikan sebagai cowok, orang yang paling sering mengumpat gue (bercanda) sambil nyekek atau nodongin pistol dan ngeluarin seribu
satu sumpah serapah...tapi dialah orang paling realistis yang sanggup jadi penawar saat gue sedih...

--------------------------------------------------------------------------------

Nah, itu tadi jajaran orang2 yang paling deket sama gue. Kalau ada nama yang belum tertuliskan, gue mohon maaf...tapi semuanya bakal tetep jadi teman baik
gue sampai kapanpun. Semoga nggak ada salah satu dari mereka yang harus meninggalkan posisi ini...