E-MAIL DARI ERI-CHAN

Waktu SMP dulu gue seneng banget maen game petualangan di SEGA yang judulnya Sonic The Hedgehog. Tokoh landak yang jadi saingannya mas Mario dari Nintendo
itu punya kemampuan lari secepat kilat dan bisa berubah jadi landak emas kalau sudah memakai tujuh permata keramat. Seneng banget bisa melihat layar TV
berputar-putar ngikutin gerakannya. I thought I was able to run like him...

Kalau gue lagi sedih atau putus asa, biasanya gue mainin sekuel Sonic ini sampai tamat. Bertualang di dunia Sonic yang penuh warna itu membuat gue jadi
semangat lagi. Dari 5 sekuel yang udah gue mainin, gue paling seneng sama musik endingnya Sonic 2 (seperti yang elo denger sekarang). Setiap kali gue dengerin
musik ini, gue nggak bisa brenti ngebayangin sosok gue yang berdiri tegak menatap ke arah matahari timur. The song seems to give me words "Don't give up,"
everytime I am listening to it. Yeah, just like Sonic! He's just a hedgehog, but is able to run like the wind!

--------------------------------------------------------------------------------

Tahun 2003 lalu gue kenalan sama seorang mahasiswi muda dari Universitas Sriwijaya, Palembang. Namanya Eriska, tapi suka banget dipanggil Eri-chan (karena
dia suka komik dan hal2 yang berhubungan dengan Jepang). Kita emang blon pernah ketemu, tapi komunikasinya lewat e-mail. Once I've ever given her a ring
through her handphone, and glad to hear her cuty voice. Nggak ada ekspresi lain setiap kali baca e-mailnya selain senyum dan ngerasa seneng.

Lalu, tibalah saatnya ketika untuk pertama kalinya Eri bicara serius. Itu setelah dia mengetahui keputus asaan yang gue rasain. Mau tau? E-mail yang dikirimnya
itulah yang mendorong gue untuk nulis artikel ini dan memajang e-mailnya disini. Semua pasti udah familiar sama nasehat2 macem "Jangan cengeng," "Elo harus
kuat," "Masak gitu aja nyerah," atau yang semacemnya. Wanna know? I think it cannot reach me out. Tapi nggak tau kenapa, gue seneng banget sama support
yang disampein Eri-chan lewat e-mailnya. Gue nggak ngerasa diteken, digurui atau bt ngebaca nasehat. Yeah, I REALLY AM! Gue suka banget gaya penulisannya!
I hope people will do it to me...

Ya, seperti Sonic! Gue akan coba untuk nggak menyerah dan terus melanjutkan petualangan gue di dalam hidup ini! Eri, you're just a little girl but thanks
for giving me such words! You're alright to do so! Yes, I WILL DEFEAT YOU! Show me your Light of Sun, and I will lit my Aurora!!!

--------------------------------------------------------------------------------

From: "eriska _" <erichan@melodymail.com>
To: aurorasword@melodymail.com
Cc:
Subject: assalamualikum, haloooooooooo
Date: Mon, 22 Dec 2003 11:21:07 +0800

halo senpai,assalamualaikum
apa kabarnya? ini eri loh.. maaf ya kalo sekarang eri suka ngaret
balas e-mail...maaf -maaf
tadi eri baru aj buka web nya senpai lagi, aduh jadi ikut sedih
padahal eri punya banyak cerita yang mau diceritain sama senpai.
tuh kan senpai bohong sama eri, katanya masih terus semangat.. eri
tahu , emang sih eri belum cukup dewasa buat belajar bercerita sama
orang seperti senpai, sama orang yang pernah merasakan perasaan cinta
seperti senpai.tapi sebagai manusia eri juga pernah kok merasa suka
sama seseorang dan sampe sekarang eri belum pernah kasih tahu tentang
perasaan itu sama orang lain. eri juga pernah merasa patah hati
..padahal eri tahu buat apa sih eri sedih kalo eri sendiri gak berani
cerita tentang perasaan eri sama orangnya, eri tahu karena da prinsip
yang mesti eri pegang, dimana seorang wanita telah mempunyai kodrat
untuk terus menunggu. eri juga pernah bilang sama senpai kan waktu
senpai telepon beberapa hari yang lalu, bahwa waktu kita menyukai
seseorang kita harus siap berpikir kalo kita gak bisa suka sama orang
itu selamanya.eri tahu pasti setelah denger kata kata ini senpai jadi
marah dan mengutuk eri .nggak apa apa, tapi senpai tahu nggak? sejak
eri memanggil senpai dengan sebut
an "senpai" eri sudah menjadikan senpai sebagai
saudaraku.eri pengen kalo dengen eri senpai gak perlu jadi orang
bijak yang mampu memecahkan masalah buat eri,nggak perlu kok senpai,
karena eri adalah pemeran utama di dalam film yang sedang eri jalani
sekarang, film kehidupan eri dan eri nggak ingin kalo ceritanya jadi
sad ending(nggak ada yang mau begitu kan?)mungkin eri bisa jadi peran
pembantu untuk film yang sedang senpai mainkan, nggak apa apa kok,
biar gak digaji, eri mau asalkan film senpai bisa jadi happy ending.
the show must go on...eri tahu senpai pasti mau terusin film senpai
kan? ayoooo banyak penggemar yang nunggu dibelakang buat nonton
lanjutan AURORASWORD nya senpai, matahari mu ini masih ingin
mengalahkan aurora, inget kan senpai,senpai bilang gitu sama eri,
biar sekarang senpai nggak bisa denger email ini lagi(tolong
disampe'in ke senpai, ya mbak tiara) biar si robot puasa ngomong tapi
yang pasti senpai nggak boleh kehilangan semangat.nggak boleh
kehilangan prinsip hidup yang senpai pegang,harus jadi manusia yang
bisa memanusia..hayooooooo semangat, masih banyak cerita yang eri mau
dengar dari senpai, masih banyak ketawa yang mau eri kirim, masih
banyak amanah yang harus kita kerjakan.inget senpai kita juga masih
punya janji pada Allah,senpai nggak mungkin lupa kan, janji sebagai
khalifah dan abdullah.jadi pemimpin, lagi pula senpai anak pertama
yang jadi harapan keluarga, tanpa disadari atau enggak,senpai sudah
harus siap memikul beban itu. kalo senpai nggak mau berusaha la
gi, eri mau minta satu amanah sama senpai(karena ini amanah senpai
harus mau ngelaksanainnya buat eri)maukah terus bertahan demi aurora?
yang katanya adalah cahaya hidup ?maukah mengalahkan eri yang katanya
punya semangat tinggi? dan maukah jadihal yang terbaik yang pernah
dimiliki dunia?demi orang yang senpai sayangi, demi orangtua
senpai,demi cita cita?eri cuma minta itu kok...
cahaya aurora yang berkilau dengan indah di kutub itu adalah cerminan
matahari yang bersinar di hati
jadi sekarang kalau sinar aurora itu meredup, tolong menghadap ke
timur dan tataplah matahari.biar nggak ada eri disitu, ada matahari
lain yang lebih bersinar terang untuk senpai.karena matahari hanya
sebuah bintang dari banyak bintang di langit.
udah ya senpai, yang penting harus semangat.dan jangan lupa sama
ALLAh.

jazakumullah

syukron akhi

wassalam

Erichan