rabu, 30 januari 2008

 

ramaditya on kickandy!!!

Sudah lama gue jadi penonton setia acara KICK ANDY (Metro TV), yang selalu mengetengahkan pembahasan2 yang dikemas dalam dialog menarik dari berbagai narasumber. Tapi, nggak nyangka kalau hari ini gue bisa hadir di acara ini, bukan sebagai penonton, melainkan duduk bersama narasumber2 hebat yang luar biasa, tentu saja bersama Bang Andy!

Kali ini, topik acaranya adalah "Melihat dengan Hati." Jadi, Bang Andy mengundang rekan2 tunanetra untuk bicara tentang profesi mereka, dan tentu saja tentang bagaimana luar biasanya mereka (gue bicara tentang teman2 gue yang lain, so forget about me, okay?).

Hehehe, bocoran nih ceritanya? Soalnya acaranya sendiri belum tayang, dan hari ini cuma pengambilan rekaman aja. But I'll spoil the story!

Dalam acara ini ada lima sesi, masing2 mengetengahkan tentang profesi masing2.

Sesi pertama......hehehe, keberatan nggak kalau kita lompati saja bagian ini? Nothing special, really...but if you want it so badly, silahkan nonton aja acaranya (nanti gue kasih tahu kalo udah ada tanggal tayangnya).

Sesi kedua mengetengahkan Aris, Dimas dan dua rekan mereka yang lain. Empat orang tunanetra ini adalah penggagas dan pengelola KARTUNET.COM (Karya Tunanetra). What's so special about this? Karena, situs ini dikelola seutuhnya oleh tunanetra, tapi nggak kalah dengan situs2 menarik lainnya. Memang apa aja isinya? Pengunjung bisa menikmati puisi, artikel, dan kontent-kontent lain yang semuanya dikirim oleh pengunjung tunanetra, tapi nggak menutup kemungkinan orang berpenglihatan untuk join kok! So, teman2 di KARTUNET.COM ini yang akan menyortir dan menampilkan berbagai karya yang masuk di situs mereka. "Kami ingin menghidupi diri sendiri, minimal website ini bisa terus jalan," sepakat empat pengelola situs ini.

Di sesi ketiga, gilirannya Mbak Aria Indrawati, HUMAS Yayasan Mitra Netra. Seperti biasanya, beliaulah yang menjadi corong rekan2 tunanetra yang ingin maju di Mitra Netra untuk menyuarakan apa aja proyek, gagasan, dan apa2 saja yang telah mereka capai. Disini Mbak Aria bercerita tentang program 1000 buku untuk Tunanetra, singkatnya program ini adalah suatu usaha untuk menyediakan buku untuk tunanetra, baik itu berupa format braille maupun audio (kaset atau CD). Jadi, berkat program ini, tunanetra setidaknya sudah mulai bisa menikmati bacaan2 yang sebelumnya nggak bisa mereka nikmati.

Selanjutnya, sesi keempat diisi oleh Pak Irwan Dwi Kustanto, juga dari Mitra Netra. Nah, baru2 ini beliau menerbitkan buku berjudul "Angin Pun Berbisik," sebuah buku antologi berisi puisi2 bermakna yang ditulis oleh Pak Irwan, isteri tercinta, bahkan puteri beliau. Bukunya sendiri udah beredar sejak minggu ini di toko2 buku. Selanjutnya, sang bapak jebolan fakultas filsafat ini bercerita tentang isi bukunya yang menurutnya berisi cerita tentang keseimbangan hidup dan cinta yang berasal dari tukar pikiran bersama keluarga. Menyambung pembicaraan Mbak Aria, beliau juga memimpikan siapapun (tunanetra) nantinya bisa menikmati bukunya, dan juga menikmati buku2 lain. "Saya berharap ketika sebuah buku cetak dirilis, versi braille dan audionya pun juga dirilis, jadi besoknya kami yang tunanetra pun dapat menikmatinya," tuturnya berandai-andai. Secara pribadi, gue yakin kalau perandaian itu akan jadi kenyataan...SOMEDAY!



Always saves the cutest for the last? Yaps, itu yang dilakukan Bang Andy, karena di penghujung acara dia memang menampilkan seorang artis, yang tunanetra juga, yang suaranya memikat hati gue, yang actingnya membuat gue tertarik untuk suatu hari ngajak dia main film bareng, dan yang namanya sudah dikenal sebagai salah satu peserta MAMAMIA (Indosiar). Siapa lagi kalau bukan Fiersha!? Malam ini, Fiersha ditemani oleh mamanya -- yang hebat banget dan gue acungi jempol tangan dan jempol kaki -- dan menunjukkan kebolehannya dalam bernyanyi. Semua yang hadir -- termasuk gue -- betul2 dibikin kagum, bukan hanya karena kehebatan mama Fiersha yang sendirian harus membesarkannya, tapi juga karena suara Fiersha yang merdu tanpa di-mix! Apalagi ketika untuk terakhir kali, Fiersha membawakan lagu yang juga jadi favorit gue, The Greatest Love of All (Whitney Houston), yang tarikan suaranya mungkin bisa bikin gue lompat ke panggung kalo didendangkan sampai pagi. The best thing is; kita sepakat untuk berdua (kalau mungkin dengan tunanetra lain) untuk buat film tentang tunanetra suatu hari nanti!!!

***

Secara keseluruhan, gue merasa bahagia bisa hadir di acara ini. Yang pertama, gue bisa duduk sejajar dengan rekan2 "senasib" yang hebat dan luar biasa. Kedua, karena yakin dengan acara ini nantinya akan lebih banyak lagi orang yang ter-edukasi dan mengenal lebih jauh tentang potensi diri tunanetra sebagai manusia seutuhnya. Ketiga, bisa merasakan hangatnya dialog dan canda Bang Andy + penonton yang sudah lama gue impikan bisa gue rasakan langsung. Dan, yang utama...tentu saja karena salah satu impian gue -- ketemu Bang Andy -- telah terwujud...!

Special thanks goes to:

Allah SWT: For letting me have this best day in my life.

My Father: Thank you for coming and telling everybody that you are proud fighting for me.

Visitors: Thanks for coming and becoming our new friends! Spread the words about tonight's show, okay?

Ms. Eno, Ms. Rani, Mrs. Nita: The warriors from Metro TV that brought me to TV screen!

KICK ANDY HIMSELF: YOU KICK ASS!!!

sabtu, 26 januari 2008

 

VIA, KEKASIH BARUKU

Waduh? Judulnya "Kekasih Baruku" tapi kok gambarnya laptop? Iya, karena "kekasih" yang gue maksud bukanlah cewek, melainkan benda yang sudah lama gue idam2kan. Apalagi kalau bukan notebook Asus EEE PC? Si mungil besutan Asus ini sudah menawan hati gue sejak pertama kali beritanya sampai ke telinga gue tahun 2007 lalu. Nah, akhirnya gue berhasil mendapatkannya...!



Ini gambar gue waktu dateng ke peluncuran Asus EEE PC di Mall Kelapa Gading 2. Suatu fenomena yang baru gue liat, orang Indonesia ngantri segitu panjangnya buat beli laptop? Nggak heran sih, pasalnya si mungil yang beratnya cuma 0,9 kg dan berlayar 7 inci ini memang dijual dengan harga spesial, di bawah 4 juta! Wah, kok bisa? Karena memang spesifikasinya minimalis, tapi cukup ringkas dan enak dibawa kemana2. Memang nggak ada CD/DVD drive, dan kapasitas penyimpanan cuma 4 GB, tapi siapa sih yang nggak mau punya laptop murah yang udah bisa dipakai ngenet, chating, bahkan nampang dengan webcam?



Seperti yang sudah gue lakukan ke benda2 milik gue yang lain, gue pun memberinya nama. I call her, Via...! Tuh, liat tampang norak gue waktu ngedapetin laptop itu? Wajar aja sih, soalnya di hari peluncurannya emang cuma dijual 300 unit, dan waktu gue ngedapetin Via, unit yang tersisa tinggal 6 lagi, dan sekarang bahkan udah ludes dan pihak Asus baru bisa menyediakan lagi Februari mendatang!



Nah, ini waktu gue dan Via berkenalan dan mulai saling menyayangi. Kita kenalan di kafe lho! Disana banyak juga tuh orang2 yang lagi menjajal laptop baru mereka, karena si hitam manis ini memang diperuntukkan untuk pelajar, wanita, dan anak2, tapi juga merebut hati mereka yang udah jago berkomputer. Nah, demam Asus EEE PC juga dialami Bunda Nayla, one of my foster Moms, yang juga hadir di peluncuran ini karena gue kompor2in supaya ikut beli juga! Hehehe, maafin Rama ya Bun!

Sebenernya gue udah tulis banyak tentang Via, jadi silahkan membacanya disini (2 artikel, masing2 foto dan review).

http://ramaditya.multiply.com

senin, 21 januari 2008

 

saya & gue

Catatan ini gue buat untuk menanggapi pertanyaan beberapa pengunjung -- dewasa -- yang berkomentar mengenai gaya bahasa yang
gue pakai di situs ini. Komentarnya kira2 begini; "Mas, kok cara penulisannya seperti anak ABG? Pakai bahasa elo-gue?"

Iya... Gue nyadar banget kalo umur gue udah melebihi seperempat abad, dan seharusnya seeh, tuturan gue harus ngikutin umur
gue itu. Jadi, nggak kayak penulis di FRIENDSTER yang kebanyakan anak muda dan pakai gaya bahasa "elo gue" untuk mencurahkan
isi hatinya. Itu sih yang gue tangkep.

Tapi, gue mutusin untuk mempertahankan gaya bahasa gue di ramaditya.com tetap seperti ini, karena memang waktu pertama kali
bikin situs ini, gue masih muda. Gue pikir, gue -- yang ada di dunia virtual -- nggak punya umur dan akan selalu muda. Selain
itu, kayaknya aneh aja kalo tiba2 gue harus ngerubah cara gue ngomong; gue takut nggak nyambung ama tulisan2 gue sebelumnya
yang udah gue naikin di website ini.

Namun, adalah sebuah hal bijaksana pikir saya, bila saya dapat mengakomodasi kedua belah pihak. Dalam hal ini, pembaca muda
dan pembaca dewasa. Jadi, saya memutuskan untuk membuat blog lain, berisi rangkuman artikel-artikel yang pernah saya buat,
disajikan menggunakan tuturan formal, mengacu pada faedah-faedah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Untuk itu, Anda dapat mengunjungi blog saya yang lain di alamat http://ramaditya.multiply.com. Lewat blog tersebut, Anda
dapat menyimak berbagai tulisan yang pernah saya publikasikan, baik yang berasal dari ramaditya.com, maupun tulisan-tulisan
yang pernah dipublikasikan di media lain.

There, done! Moga2 aja penjelasan tadi bisa muasin pengunjung yang menginginkannya, dan gue ucapin makasih banget atas
komentarnya. I've done what I can...!

senin, 14 januari 2008

 

'met tahun baru...!

Wah, nggak terasa ya? Udah ganti tahun lagi! Hmmm, mau nulis catatan apa ya awal tahun ini? Mungkin belum banyak yang bisa
gue tulis untuk diary online, but well...here goes!

Awal tahun ini gue lewatkan dengan santai, dan sedikit bete. Kenapa? Pasalnya cuaca yang nggak menentu membuat koneksi
internet gue hidup mati hidup mati (byar pet byar pet, kata orang Jawa). Hal tersebut kontan bikin gue kehilangan mood,
secara 80% kegiatan gue sangat tergantung dengan internet dan komputer.

Uh, jadi inget masa2 waktu pakai dial-up dulu, mau buka e-mail dan halaman web aja lamanya setengah mati. Gue sampai
mematikan loading image dan multimedia di browser supaya bisa cepet kebuka. Well, cuma ada satu kata; MENYEBALKAN!

Gue harap TELKOMSEL secara nggak sengaja nemuin catatan ini, supaya mereka memperbaiki struktur 3G di kawasan Jatibening.
Soalnya gue betul2 terganggu waktu ber-internet karena gue memakai fasilitas TELKOMSEL FLASH yang jadinya begitu...hidup mati
hidup mati! Nggak nyaman deh, soalnya sering banget disconnected waktu lagi transfer file atau chat.

So, gue menyibukkan diri dengan membaca berbagai novel, termasuk Eragon, Eldest, tiga buku Lord of the Rings, dan buku kelima
Harry Potter. That's quite a record!

Oh ya, gue juga sempat menghabiskan waktu pergi ke saloon untuk refreshing. Hehehe, sekedar memanjakan diri dengan duit 100k
(keramas, potong rambut, cream bath, dll)! Sebenernya nggak ada rencana seeh, cuma kebetulan waktu lewat saloon secara nggak
sengaja gue tertarik masuk, kepikiran aja mau manjain diri. I guess that will be fine!

Gue juga sempet mampir ke SMP 226 Jakarta, tempat dulu gue mulai bersekolah umum, tempat dimana gue memulai pergaulan gue
dengan "dunia luar penyandang cacat" yang akhirnya menghantar gue sampai ke keadaan yang sekarang. Nggak ada sesuatu yang
khusus seeh, cuma gue mau silaturahim sama guru2 disana. Adalah sesuatu yang sangat membahagiakan ketika gue memberitahu apa2
saja yang sudah gue raih, dan itu tak lepas dari jasa mereka! Wah, bahkan si Neng penjaga kantin -- yang dulu sering gue
godain + utangin -- ternyata masih ada!

How about VIDEO GAME MUSIC? Kayaknya blon banyak album musik game yang nongol tahun ini deh. Jadi gue masih menikmati album2
musik game yang rilis tahun lalu dan sebelumnya. Tapi yang paling sering gue dengerin adalah Rockman 1-6 Rock Arrange Version
dan Rockman 1-6 Techno Arrange Version. Keduanya adalah album yang dibuat untuk merayakan 20 tahun seri game Rockman/Mega
Man, game tembak2an futuristik yang dijamin bikin jari para gamer keseleo setidaknya sekali waktu mainin seri game ini (you
can imagine how hard but challanging the game is). Gaya albumnya; well, bisa dilihat dari judul albumnya, merupakan aransemen
rock dan techno dari Rockman 1 sampai 6, yang dirilis tahun 80-an untuk Nintendo Entertainment System. Well, both are
outstanding albums, dan gue "recommend" banget album ini buat pecinta Rockman dan penikmat rock/techno!

Oh ya, ngomong2 soal sedikit "make up" di website gue ini; I've been thinking hard to spin something off lately, dan kepingin
bikin sedikit pembaharuan. Beruntung deh salah satu teman gue, Nofriza Nindiyasari berkenan membantu gue dengan mensponsori
website gue (liat perubahan di halaman depan, khan?). Gue rasa itu sedikit memberi angin segar, sekaligus gue bisa ngenalin
blog gue yang lain (ramaditya.multiply.com), meskipun sebenernya isinya cuma rangkuman dari artikel2 yang ada di
ramaditya.com. But, it's cool to have a sponsor!

Selain itu, gue juga lagi nyoba nambahin fitur baru di ramaditya.com, yang isinya video dari beberapa tayangan gue di TV,
juga sedikit "kebodohan" yang gue pampang sendiri, tapi gue cukup senang menjadi bodoh dengan melakukannya. Wah, emang gue
ngapain? Hmmm, kepikiran aja untuk mem-video-kan beberapa musik game yang gue mainin pakai suling (recorder). Well, perhaps
everyone wants to know how silly I am! So, untuk itu semua, silahkan deh masuk ke bagian DOWNLOAD di halaman depan, dan
langsung klik entri MY VIDEOS!